Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Eung.net
Berita Drama TV, Musik K-Pop, Film & Artis Korea

Polemik Warisan Sulli, Sang Kakak Bongkar Kebohongan Ayah Kandung dan Menolak Jual Rumah

0

Kematian mantan personel F(x) Sulli tentu saja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemarnya.

Namun, setelah Sulli meninggal, rupanya muncul sebuah masalah di keluarga sang artis.

Belum lama ini, kakak kandung Sulli menuliskan pesan di Instagram mengungkap adanya konflik warisan.

Ayah kandung Sulli, disebut meminta ‘bagian’ dari sebagian aset yang ditinggalkan oleh sang artis.

Kakak Sulli lantas tidak tinggal diam dan membongkar kebohongan ayah mereka.

Dia mengaku kaget karena sang ayah tidak mengakui kesalahannya dan malah bicara soal image yang rusak karena unggahan kakak Sulli.

“Aku terkejut karena dia meneleponku dan bicara soal pencemaran nama baik dan keburukan tentang ibu kami di masa lalu. Ada apa dengan Anda? Aku tidak tahu banyak soal Anda, tapi Anda juga sama.

Anda cuma seorang ayah yang ingin warisan anak tanpa mau membayar pajaknya. Anda bilang ingin menjadi orang asing bagi ibu yang membesarkan kami.

Artinya Anda juga orang asing bagiku. Melihat Anda marah saat meneleponku, aku rasa ibu kami tidak salah,” tulisnya.

Kakak Sulli juga mengunggah percakapan dengan sang ayah yang mengaku mengunjungi makam adiknya dengan sebuah pesan.

“Foto ini membuktikan aku mengunjungi kuburan Sulli di Milyang. Aku datang dua kali.”

Kakak Sulli membalas kalau sang ayah sengaja mengambil foto orang lain agar terlihat mengunjungi makam sang adik.

“Kalian bisa lihat di foto kedua kalau tanah itu digunakan saat penguburan. Dia memakai foto orang lain dan bohong telah mengunjungi makamnya.”

Berikut adalah percakapan ayah dan kakak laki-laki Sulli.

Ayah: “Saksinya adalah Kim Jung Hwan dan istrinya dan juga kakaknya Lee Jin Beom dari Gereja Hoyang Han Woori.”

Kakak: “Ini tidak lucu lagi. Bagaimana Anda memakai foto orang lain dan mengakuinya sebagai milikmu? Berhentilah berbohong.”

Kakak: “Kenapa juga aku harus mendengarkan omongan orang lain.”

Kakak: “Apakah ini namanya bukan fakta, kalau kami hanya dibesarkan ibu tanpa ayah?”

Kakak: “Jangan cuma bicara dari sudut pandang Anda. Sakit fisik dan mental? Menanggap kami tidak ada bukan ciri orang yang mengabdi pada Tuhan.”

Sang kakak menambahkan kalau dirinya tidak akan menjual rumah peninggalan Sulli.

“Pajak warisan jatuh tempo pada Maret. Anda mau menerima warisan tapi tidak dengan pajaknya. Anda ingin aku menjual rumah hasil dari jerih payah adikku selama hidupnya? Maaf, tapi kami tidak akan menjual rumahnya. Tolong kendalikan diri Anda.”

 

Tinggalkan balasan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.