Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Eung.net
Berita Drama TV, Musik K-Pop, Film & Artis Korea

Kasus Hukum Kian Melebar, Yang Hyun Suk dan Seungri Diduga Lakukan Judi Ilegal

Masih belum selesai kasus dugaan mediator prostitusi, Yang Hyun Suk dan Seungri diduga melakukan perjudian ilegal di luar negeri.

Laporan sebelumnya mengungkapkan Yang Hyun Suk saat ini sedang diselidiki karena berjudi di luar negeri, yang merupakan kejahatan sebagai warga negara Korea Selatan, serta karena memanfaatkan valuta asing secara ilegal.

Pada Jumatt (8/8/2019), seperti dilansir pada ‘Newsroom’ JTBC bahwa Yang Hyun Suk telah menjadi tamu di MGM Hotel and Casino di Las Vegas, Nevada pada 11 kesempatan sebagai tamu VIP.

Hanya tamu yang melakukan setoran 1,5 miliar Won (Rp 17.577.750.000, -) yang mendapatkan status VIP untuk sebuah kamar VIP.

Menurut ‘Newsroom‘, mantan presdir YG Entertainment itu dikatakan telah bertaruh lebih dari 1 miliar Won (Rp 11.718.500.000, -) dan kehilangan sekitar 600 juta Won (Rp 7.031.100.000, -).

Seungri juga dilaporkan sebagai tamu VIP di hotel dan kasino yang sama pada 4 kesempatan, bertaruh 2 miliar Won (Rp 23.437.000.000, -) dan kehilangan 1,3 miliar Won (Rp 15.234.050.000, -) dalam permainan Baccarat.

Sebuah asosiasi yang mengelola kasino di Nevada dilaporkan memiliki catatan kedatangan Yang Hyun Suk dan Seungri ke kasino, waktu mereka bertaruh, jumlah yang dipertaruhkan, dan kemenangan dan kekalahan mereka.

Investigasi internal yang sedang berlangsung terhadap masalah ini sekarang telah menjadi penyelidikan resmi.

Bulan Maret yang lalu, Seungri membantah judi meski ia menyebutkan tentang hal tersebut di chatroom KaKaoTalk-nya yang kontroversial, ia menjelaskan bahwa dia hanya berbohong untuk membuat teman-temannya terkesan.

Dalam berita terkait, Yang Hyun Suk juga dituduh menjadi mediator prostitusi dan menghindari pajak, dan Seungri dituduh meminta prostitusi, menengahi prostitusi, penggelapan dana bisnis, upaya untuk menghancurkan bukti, distribusi konten seksual ilegal melalui platform sosial, dan melanggar tindakan sanitasi makanan.

Eung/Healy

Ruangan komen telah ditutup.