Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Eung.net
Berita Drama TV, Musik K-Pop, Film & Artis Korea

Choiza Kena Bully Pasca Kematian Sulli, Ha:tfelt Yeeun Semprot Netizen Habis-habisan

Personel dari duo hip-hop Dynamic Duo, Choiza mendapat komentar tidak menyenangkan di akun sosial medianya setelah berita kematian sang mantan kekasih, Sulli beredar.

Dalam sebuah unggahan Choiza yang berisi tentang curahan hati sang rapper untuk Sulli, seorang netizen berkomentar sebagai berikut:

“Aku harap kamu belajar dari hal ini. Seolah-olah itu belum cukup bagi seseorang untuk menunjukkan pada anak berusia 20 tahun bahwa impian harus didahulukan daripada cinta, mengapa kamu hanya melihat ketika ia (Sulli) keluar dari grupnya dan menghentikan semua kegiatan.

Mereka mengatakan bahwa langkah terakhir kesuksesan seorang artis hip-hop adalah tidur dengan seorang gadis muda.

Sementara kamu membual tentang berkencan dengannya di siaran, dia menderita karena komentar kebencian. Apakah kamu tahu tentang hal itu?

Aku harap kamu sadar bahwa apa yang kamu lakukan adalah cinta yang tidak bertanggung jawab. Aku harap kamu tidak lagi menjadi pahlawan di dunia hip-hop.

Aku harap bahwa orang-orang di hip-hop tidak lagi melihat wanita sebagai aksesori untuk kesuksesan mereka.

Penyanyi Ha:tfelt (Yeeun) eks Wonder Girls yang melihat komentar pedas di unggahan Choiza itu pun ikut geram dan meninggalkan balasan.

Beginilah kurang lebih isi dari komentar Yeeun tersebut:

“Apakah kamu sadar betapa menyedihkannya komentarmu ini? Sulli bukanlah seseorang yang kekanak-kanakan; ia adalah wanita dewasa yang hanya ingin jujur dengan apa yang ia pikirkan dan rasakan.

Yang jadi masalah bukanlah apakah perasaan cinta keduanya benar-benar tulus atau tidak, namun orang-orang yang memberikan stereotype tentang hubungan mereka dengan melontarkan kalimat-kalimat jahat karena obsesi dan perasaan iri mereka.

Kenapa kamu berpikir budaya hip-hop menggunakan wanita hanya untuk sebagai aksesoris kesuksesannya? Itu karena masyarakat melihat wanita hanyalah sebuah aksesoris dari pria.

Orang-orang tidak pernah melihat wanita sebagai seseorang yang berdikari, wanita selalu diidentikan dengan kepemilikan, wanita pria itu, istri pria itu, ibu dari anak itu.

Bagaimana dengan pria. Pria harusnya menolong, pria harusnya mengayomi, pria harusnya tidak tinggal diam. Apakah keputusan seorang wanita harus diatur oleh seorang pria?

Kebebasan berpendapat memanglah hal yang bagus, tetapi ada waktu dan tempatnya untuk itu. Tulislah komentar seperti ini dalam buku catatanmu atau Kakao chatmu.

Jangan menabur garam pada luka mendalam orang lain. Kamu tidak berhak untuk itu.”

Eung/Healy

Ruangan komen telah ditutup.